Saturday, January 8, 2011

Terlalu Manis

Pangeran itu terlalu manis
Dengan senyumnya yang mampu menentramkan badai
Dengan jubah putihnya yang menampakkan keanggunannya
Dengan kuda putihnya yang mengiaskan kharismanya
Terlalu kokoh pribadinya
Dengan perjuangannya
Dengan azzamnya untuk terus berproses
Dengan tatapannya yang mampu memberikan keteduhan dalam gersang
Dengan santunnya yang sanggup menyinari gulita
Dengan petuahnya bak oasis dipadang tandus
Dengan segala pesonanya
Yang membuat pepohonan pun tunduk padanya
Dengan kemurnian hatinya
Dengan kesungguhan terpatri dalam kalbunya
Dengan mimpi yang tertulis lima senti didepan keningnya
Rabbana...
Begitu mulianya Engkau
Kau ciptakan makhluk seindah dia
Tapi mengapa kau berikan aku kesempatan
Kesempatan untuk mengaguminya
Lantas aku terdampar
Terbuang dalam keterasingan
Tersudut dalam sepi
Dengan kaki yang masih bersimpuh dihadapMu
Dengan bulir air yang tiada henti mengalir diwajahku
Dengan penyesalan masa lalu
Dengan kefuturan yang melingkupiku
Dengan kegagalan menggapai mimpi
Dengan beribu kekurangan diri
Dengan kealpaan yang tiada ingin lepas
Dengan segala asa


Sunday, March 6th 2010

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung, silakan tinggalkan komentar, ya>.<