Saturday, April 4, 2015

HB Kingdom The Series #10: 100%


Hari ini HB pulang. Artinya kami kembali lagi ke dunia maya *crying*. Baru satu jam yang lalu saya kembali dari stasiun untuk 'dadah-dadah'. Dan entah kenapa hari ini penuh ke-dodol-an. Errr... dimulai dari kemarin, sih. Ketika kami pergi ke Gunung Kidul untuk mengunjungi Pantai Nglambor. Pantai yang bersebelahan dengan Pantai Jogan dan Siung yang terletak di Kecamatan Tepus. Kami emang udah beberapa kali pergi ke pantai berdua. Nggak pernah nyasar. Yah, kalo agak bingung sedikit, wajarlah. Tapi kemaren kami nyasar sampe dua jam. Jadi total perjalanan sape tiga jam lebih. Dan kami bener-bener niat nyari Pantai Nglambor itu karena tergiur promosi yang emang aduhai banget. Meski kenyataan tak semanis kata-kata promosi. Dan melihat dari dekat juga nggak seindah foto-foto jepretan fotografer mahalan. Insyaa Allah bakal saya ceritain di lain kesempatan.

Dan hari ini kedodolan dimulai sejak pagi. Kami enggak 100%. Kurang minum Aqua mungkin. Tapi kan sebenernya kami pengen kampanye diet plastik dan tolak komersialisasi air. 

Pas mau ke kosan saya, HB mengendarai sepeda motor pelan-pelan. Di komplek kosan saya emang banyak perempatan dan gang-gang kecil. Kecepatan motor kami mungkin cuma sekitar 30km/jam. Pas di perempatan terakhir, deeesssss!! Brakkkk!! Kami di tabrak oleh sebuah motor besar berwarna merah. Saya nggak tau pasti kayak apa motor dan orang yang nabrak kami. Seingat saya, tangan saya langsung terkilir di sebelah kiri. Dan mata saya berkunang-kunang. Tapi saya enggak jatuh. Kasian HB yang terjatuh ke arah motor itu yang tetap tegak berdiri dengan angkuhnya. Ranselnya masuk kejepit di motor lawan. Saya liat HB mulai berdarah dan agak nahan emosi. Saya cepat-cepat meminggirkan sepeda motor kami.

Beruntungnya, HB cukup paham tindakan pertolongan pertama. Dan saya juga siap sedia obat, perban, dan kasa. Dia mengaliri air di telapak tangannya yang menahan mesin motor lawan. Kalo dia nggak berhasil, maka muka nyebelinnya yang bakal kena luka bakar. Pas saya kembali dengan obat-obatan. HB lagi anteng ngompres telapak tangannya pakai lidah buaya. Kamu smart! I love you! Hebatnya lagi dia bisa nahan marah sama orang yang tiba-tiba nongol dari gang sebelah. Dia langsung nahan diri, nahan sakit, dan sabar ngobatin lukanya sendiri. Kakinya juga berdarah dan baru pas sore tadi keliatan agak bengkak dan katanya rasanya perih dan pegal.

Setelah itu, kami makan bertiga dengan Didi, teman kami. Kata HB Didi dan Niko baik hati. Begitu saya bilang kami celaka, Didi langsung meluncur dan Niko langsung telpon karena lagi jadi sopir. Meski pun mereka nggak tepat janji untuk jalan-jalan ke Gunung Kidul pagi-pagi banget, tapi justru di saat kami kesusahan mereka malah menunjukkan perhatiannya. Terimakasih Abang dan Adik!

Saya dan HB lalu pergi ke Progo untuk belanja keperluan coffee maker HB. Hanya kami berdua. Cuaca Jogja amat sangat panas dan macet di mana-mana. Selain karena long weekend, beberapa titik gereja juga menunjukkan kemacetan. Sialnya, di Progo juga panas luar biasa. Nggak kayak supermarket lainnya, Progo emang masih mengandalkan kipas angin. Pas di jalan pulang, tepatnya di lampu merah kehutanan UGM...

RG: A, helm aku mana? helm mana???? (saya kebingungan karena helm saya sepertinya lepas di jalan).
HB: Lah kok bisa? Nggak mungkin nggak kerasa kalo lepas. (Lagian HB nggak ngebut, nggak mungkin sampe lepas).
RG: @)@*#(((#)*$ (Saya kebingungan dan terus mengomel sampe orang di kanan-kiri yang lagi berhenti ikut memasang tampang KEPO -mungkin juga tampang 'apa banget sih ni orang!-)
 HB: (Dia nggak banyak komentar karena panas, capek, dan kesakitan)
RG: A, kayaknya ketinggalan di parkiran Progo tadi, deh. Pas aku lagi nyari duit seribu lima ratus buat parkir. 
HB: (Memasang muka kesal tapi kayaknya dia seolah bilang kalo saya tetep nggemesin meski suka dodol dan lola).
RG: Masak iya sih, nggak nyadar. Kamu juga nggak perhatian sama aku. (setelah perjalanan selama 30 menit baru sadar nggak pake helm).

Sebenernya tiga hari sama HB ini banyak bodornya. Tapi kok pas diceritain di blog malah jadi nggak lucu, sih?! Anyway, baca aja series yang lainnya di sini ---> HB Kingdom The Series.



No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung, silakan tinggalkan komentar, ya>.<