Saturday, August 6, 2016

SPIRITUAL MANAGEMENT: MERAIH SUKSES DENGAN DAMAI




Hari kedua setelah menjadi bagian dari keluarga kampus dimana saya bakal mengabdi di sisa usia, saya mendapatkan materi pelatihan softskill tentang meraih sukses dengan damai selama dua hari (2-3/8). Saya pikir awalnya ini sejenis materi pelatihan ala-ala ESQ-nya Ust. Ari Ginanjar. Atau lebih parahnya lagi spiritual training macam orang-orang barat.

Ternyata trainernya adalah Bapak Nur Hasan Achmad yang merupakan alumni ITB jurusan Teknik Sipil dan Bapak Triono Hadi alumni Fisika ITB. Artinya, mereka bukan orang biasa karena telah menempuh pendidikan lanjutan di luar negeri dengan beasiswa. Metode yang mereka ajarkan ini ternyata sudah diuji dan terbukti enggak sesat secara scientific dan agama.


Saya optimis pelatihan ini akan menjadi sangat ilmiah. Semuanya yang terjadi pasti ada alasannya. Ada sebab musababnya dan nggak akan ada yang nggak bisa dijelaskan di dunia ini kecuali Tuhan itu sendiri. IMHO.

Sewaktu perkenalan, mereka mengaku memang berangkat dari ilmu yang diajarkan di dunia barat dan anti-tuhan. Kemudian mereka mengombinasikan ilmu yang mereka dapat dari berbagai training dengan ilmu ketuhanan yang berbasis ilmiah dan teknologi. Misalnya, mereka menggunakan alat pengukur level bahagia seseorang.

Terus kenapa materi pelatihan ini menjadi penting untuk disampaikan kepada para dosen angkatan ketiga ini?


Ternyata, pelatihan ini memang sudah diaplikasikan kepada dosen ITERA angkatan I, II dan juga mahasiswa barunya. Jadi pentingnya spiritual manajemen antara lain karena bahwa metodologi manajemen biasa tidak menghasilkan kedamaian. Selain itu penelitian ilmiah fisika-psiko-kedokteran menunjukkan poensi spiritualisme yang terkadang terganjal religious trap. Jadi orang sering beranggapan akan sukses kalau dia menjadi religious (saja), padahal ada hasil positif dari aplikasi manajemen spiritual ini bagi yang mau belajar.


Kuncinya adalah, gunakan hati (dalam hal ini maksudnya “HEART”) daripada OTAK!

Tujuan dari manajemen spiritual ini adalah agar kita lebih memahami dan mampu memanfaatkan potensi raga-rasio-rasa untuk bisa kerja keras-cerdas-ikhlas sesuai dengan tagline kampus dimana saya mengabdi ini. Semua dimulai dengan kerja IKHLAS dulu.

S=I x X
0≤ I ≤ 97,5%
S’=I’+X

Dimana

S= sukses
I= ikhtiar
X=bantuan dari Tuhan

Jadi bahkan kesuksesan pun bisa dirumuskan secara matematis bahwa sukses merupakan resultan dari ikhtiar dan juga nggak luput dari campurtangan Tuhan.

Law Of Attraction

Jadi memang kegiatan pelatihan nggak semata-mata memberikan hal baru bagi saya. Bahkan materi-materi yang disampaikannya pun materia yang sebenarnya sudah kita ketahui bersama. Kalau mau baca bisa aja kita nemu. Kalau mau belajar, sebenarnya materi ini juga bertaburan dimana-mana. Termasuk materi tentang hukum gaya tarik atau bahasa kerennya ya Law Of Attraction yang merupakan sinergitas antara pikiran dan rasa.

Karena...

1.       Tuhan: Aku seperti prasangka hamba-Ku
2.      Manusia adalah magnet dan setiap detail peristiwa yang dialaminya datang atas daya tariknya (undangan) sendiri (Elizabet Lowne, 1906).

Kondisi sehari-hari yang dialami manusia dapat dipahami dengan cara berpikir fisika klasik yang sebenarnya memang sudah so yesterday. F=mA

dimana
F =gaya,
m= massa
A= percepatan

Dan menurut hukum fisika klasik bahwa 1N+1N=2N. Hal ini berbeda dengan teori fisika kuantum dimana

1N=1N=27N dan seterusnya seperti halnya sholat yang jika dikerjakan sendirian maka nilainya hanya 1, tapi kalau berjamaah tiba-tiba nilainya jadi 27.

Nah, untuk bisa meningkatkan kepekaan gaya tarik ini kita perlu membuka diri untuk menerima petunjuk dari Tuhan. Terkadang saya sendiri kurang sabar dalam mengikuti clue-clue tertentu yang diberikan Tuhan. Karena sebenarnya masa lalu itu masih ada, dan masa depan sudah ada. 

Ini kenapa terkadang kita seperti diarahkan Tuhan untuk mempelajari bab ini dan itu pada suatu malam yang kita nggak bisa tidur. Ternyata dua hari kemudian ujian, dan materi yang keluar dari bab itu semua. Tapi terkadang karena nggak sabar dan males, saya sendiri suka nggak aware dengan clue itu. Padahal Tuhan sudah menunjukkan clue suatu  peristiwa sejak lama, tapi ternyata kitanya nggak ngeh. Akibatnya ya gagal deh di ujian.

Dan memang benar bahwa masa depan itu datang sebagai bagian terakhir yang melengkapi keping puzzle yang telah kita susun sejak lama. Bukan ujug-ujug ada. Dan menurut saya emang dauh yang jatuh aja sudah diperhitungkan akan jatuh pada tanggal sekian, jam sekian, detik sekian dalam kondisi begini karena dipetik orang, misalnya. Semua karena ada sebabnya di awal.

Metode spiritual manajemen

That’s why kita harus selalu positif thinking dan yakin bahwa apa-apa yang kita terima adalah yang terbaik tanpa harus sering-sering interupsi sama tuhan. Tentunya setelah berbagai upaya ikhtiar kita lakukan. Kalau nggak ikhtiar ya artinya kita nggak mengikuti clue yang diberikan oleh Tuhan. Nah, pikiran positif itulah yang akan menjadi gaya tarik bagi apa-apa yang kita harapkan.

Metode yang bisa diaplikasikan dalam manajemen spiritual ada banyak, diantaranya:

·         Pernapasan

Ini seperti inhale-exhale gitu supaya tubuh kita normal dan tenang.

·         Gerakan pembangkit energi pos

Misalnya relaksasi supaya lebh fokus dan nggak tegang.

·         Musik alfamatik

Nggak ada yang meragukan lagi bahwa musik dengan gelombang alfa memang sangat menenangkan, bukan?

·         Afirmasi dan aformasi

Jadi kita seperti harus ‘mengundang’ sesuatu yang kita inginkan, tapi nggak usah mempertanyakan lagi apakah kita layak atau enggak untuk mendapatkannya. Jadi katanya, sebenarnya waktu nggak kenal dengan sudah-belum tapi sedang.

Misalnya: kita menanamkan pikiran untuk lulus kuliah cumlaude secara terus menerus tanpa mempertanyakan apakah kita layak atau enggak.

·         Paraminal

Ini yang agak ilmiah ya karena paraminal adalah metode dengan menenangkan diri dengan menggunakan musik yang disisipi kata-kata. Saya sendiri kurang paham gimana.

·         Visualisasi

Katanya, pengiriman pesan kepada alam semesta nggak membutuhkan kata-kata tapi melalui gambar.

·         Vission board

Nah, ini kayaknya sih udah lama yang diaplikasikan banyak orang termasuk saya. Menggunting gambar kampus idaman, terus dipajang di dinding dan diliat setiap waktu. Usahakan untuk bisa menatapnya lebih dekat dengan cara berjalan, ini akan jadi semacam usaha bagi kita untuk bisa meraih visi kita itu.

·         Manajemen rasa

Ini menurut saya sejenis hypotherapy tapi enggak dihipnotis. Jadi kita cukup mendengarkan kata-kata yang menuntun kita untuk bisa memilah rasa. Rasa mana yang harus ada dan mana yang harus pergi. Jadi nggak akan ada lagi keluhan tentang ‘rasa yang pernah ada’.

Berat bagi saya untuk mengingat kenangan apa yang paling buruk yang membuat saya bisa memaksakan diri untuk easy going dan nampak pede banget dan feel like I am happy padahal actually I am not. Saya dipaksa untuk menerima instruksi untuk melenyapkan emosi negatif dan dendam, memaafkan pihak-pihak yang terlibat dan mengikhlaskan semuanya. Ini berat. Menurut saya ini adalah bagian terberat dari keseluruhan metode yang diajarkan karena saya seperti merasa sangat tertekan dan terlalu banyak energi yang keluar lewat jeritan, teriakan dan tentunya tangisan. Setelah sesi berakhir, saya belum bisa melepaskan semua itu. Hingga saya melanjutkan sesi saya sendiri di toilet. Beruntung waktu itu ada seorang dosen yang kebetulan menghampiri saya dan membantu saya untuk ikhlas. Dia memeluk saya dan membisikan kata-kata syukur, istighfar dan semangat.

·         Emotional Freedom Technique (Tapping)

Menurut saya ini berkaitan dengan manajemen rasa dimana kita mengundang apa yang kita inginkan dan membuang jauh-jauh hal yang negatif. Metode ini mampu membersihkan hambatan sukses bawah sadar melalui ketukan pada titik akupuntur tertentu sambil berbicara bahwa saya menerima, bersyukur, membuka diri untuk sukses.

Caranya, pertama ukur dulu level tantangan yang kita hadapi. Ratingnya terserah kesepakatan dengan diri kita sendiri. Kedua tekan-tekan bagian karate chop (pinggir telapak tangan) dengan mengakui suatu kesalahan atau hal negatif yang kita alami dan akui juga bahwa kita menerima dan bersyukur. Ketiga, ketuk-ketuk bagian ujung alis dalam, lalu samping mata bagian luar, bawah mata, diantara hidung dan bibir, bawah bibir, colar bone, bawah ketiak dan kepala bagian atas (pusat cakra). Sesi ini bisa dilakukan 2-4 putaran sebanyak masing-masing 7 ketukan tiap titik sambil bicara pendek-pendek dan diakhiri dengan pengucapan syukur yang tulus. Tapping diakhiri dengan menarik dan membuang napas keras-keras sampai lega. Kemudian ukur lagi perubahan level tantangan yang kita pikirkan tadi.

Poin penting yang saya dapatkan dengan mengikuti pelatihan ini adalah bahwa saya seperti diingatkan kembali bahwa kesuksesan bisa diraih hanya kalau kita merasa damai, tenang. Semakin tenang maka kita bakal semakin sukses. Selain itu juga mempu meningkatkan keyakinan akan hal-hal positif. Selanjutnya yang nggak kalah penting adalah membersihkan pengalaman bahwah sadar yang mampu menjadi penghambat kesuksesan kita. Misalnya emosi dan dendam tadi.

Yang nggak kalah penting adalah komunikasi dengan Tuhan dengan menyadari keberadaan-Nya. Selanjutnya adalah kesiapan diri yang terdiri atas keyakinan, kebersihan hati, dan amal. Yang ketiga yang nggak kalah penting adalah koherensi kelompok. Jika kita ingin sukses bersama tim kita, maka semua pihak harus sinergi dan memiliki nilai kebersamaan. Yang terakhir adalah trust. Kalo kita percaya kita bisa ya bisa. Kalo kita sendiri ragu, ya itulah kita. keempat hal itu adalah generator keajaiban yang akan membawa kita kepada kesuksesan karena kamu adalah apa yang kamu pikirkan!

18 comments:

  1. You are what you think. Agreeee!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamu kayaknya udah gini deh Mbak. Iya, nggak?

      Delete
  2. Saya juga sedang belajar. Sepertinya kok lagi ngetrend ya.

    ReplyDelete
  3. Saya sedang belajar juga. Semoga mempercepat mimpi yang sedang ingin dicapai. Aamiin .

    ReplyDelete
  4. berhati-hatilah sejak dalam pikiran

    katanya begitu

    ReplyDelete
  5. Baru tahu tentang Emotional Freedom Technique (Tapping). Aku belajar lebih banyak aaahhh....

    ReplyDelete
    Replies
    1. perlu dieksplor mbak, byk yg terselubung

      Delete
  6. Teruma kasih managemen spiritualnya. Kelihatannya aku butuh.

    ReplyDelete
  7. wah tentunya bermanfaat ya, harus juga belajar kali ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. pastinyaaaa! makin tenang, makin damai, makin sukses

      Delete
  8. Keren banget materi pelatihannyaaa :O Aku pun yakin semua pekerjaan sebaiknya dimulai dari ikhlas :)

    ReplyDelete
  9. bagus juga ya dengan pelatihannya..
    saya waktu itu daftar di itera tapi ga diterima, mungkin belum rezekinya :')

    ReplyDelete
  10. Saat memikirkan saja sudah harus berhati-hati .
    OBAT BATUK ANAK HERBAL
    Mantab , artikelnya sangat bermanfaat

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, silakan tinggalkan komentar, ya>.<