Wednesday, September 6, 2017

Tantangan Keuangan Syariah di Indonesia


Foto: Indobisnis.indobis.co.id


Urusan keuangan syariah di Indonesia diramalkan bakal berkembang dengan sangat cepat. Tidak cukup hanya cepat saja, keuangan syariah di Indonesia  seharusnya sustain alias berkelanjutan. Hal ini dapat terwujud apabila didukung dengan integrasi dan sinergitas antara sector riil, keuangan, dan religious sosial sehingga ketiga sektor tersebut bias tumbuh bersama-sama dan terjamin keberlanjutannya. Keuangan syariah dapat berkompetisi dengan keuangan konvensional jika semua stakeholder yang terdiri atas regulator, pemerintah, industri, akademisi dan pihak-pihak lain yang terkait terus kompak dalam menyusun dan melaksanakan program pembangunan berbasis keuangan syariah. Bukan tidak mungkin keuangan syariah Indonesia juga daat bersaing di industri keuangan syariah global.


Seperti yang sudah saya ceritakan di postingan sebelumnya, keuangan syariah di Indonesia terus berkembang. Perkembangan ini diawali dengan perkembangan perbankan syariah di 90an, selanjutnya muncul fenomena asuransi syariah hingga pasar modal syariah. 


Pada 2016 anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan beberapa program inisiatif strategis salah satunya adalah program strategis enam, yaitu mendorong akselerasi industri jasa keuangan syariah di Indonesia. Tujuan program inisiatif strategis adalah untuk mempercepat sektor jasa keuangan syariah di Indonesia melalui beberapa kegiatan unggulan, salah satunya penyusunan roadmap pengembangan keuangan syariah.

Untuk mendukung perkembangan keuangan syariah di Indonesia, OJK sebagai lembaga terkait di bidang keuangan telah meluncurkan Roadmap Pengembangan Keuangan Syariah Indonesia 2017-2019.  Dengan adanya roadmap atau peta jalan keuangan syariah ini, pembangunan di bidang keuangan syariah akan lebih terarah.

Kata pimpinan OJK, roadmap ini bertujuan mewujudkan industri jasa keuangan syariah yang tumbuh berkelanjutan, berkeadilan, serta memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional dan stabilitas sistem keuangan menuju Indonesia sebagai pusat keuangan syariah. Roadmap dimaksudkan untuk mensinergikan tiga roadmap sektor keuangan syariah. Roadmap ini merupakan langkah menggabungkan substansi dari ketiga roadmap yang sudah ada di bidang perbankan syariah, pasar modal syariah, dan IKNB syariah. Adapun jangka waktu Roadmap yang tiga tahun (2017-2019) adalah untuk menyelaraskan dengan jangka waktu masing-masing industri dan Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI).  


Semua pihak harus bersatu dalam mengembangkan keuangan syariah karena hal ini tidak bisa dipisahkan masing-masing dan tidak mungkin suatu sektor berdiri sendiri. Dengan adanya roadmap yang meliputi segala bidang ini harapannya akan mampu menjawab berbagai tantangan. Ternyata berat juga tantangan bagi keuangan syariah di Indonesia. Meningkatkan market share atau pangsa pasar saya pikir tantangan paling utama. Jika pangsa pasar sudah besar, maka demand sekaligus tuntutan terhadap produk-produk keuangan syariah pun akan semakin tinggi. Hal ini akan mendorong pelaku industri keuangan syariah untuk terus berkembang dan berinovasi.

Sehingga ini akan menjawab tantangan selanjutnya, menambah suplai produk keuangan syariah sehingga kelak mampu memperluas akses produk keuangan syariah. Belum cukup sampai di sana, industri keuangan syariah juga harus mampu meningkatkan literasi keuangan syariah hingga ke semua kalangan. Dengan adanya literasi dan pengetahuan yang baik tentang keuangan syariah di masyarakat, maka utilitas produk keuangan syariah pun akan meningkat.

Di samping itu, keterbatasan sumber daya manusia juga menjadi tantangan tersendiri. Meski pun sekarang ini sudah banyak kampus-kampus yang membuka program studi terkait keuangan syariah, namun minat masyarakat masih minim. Akibatnya industri keuangan syariah dan perbankan masih tetap harus merekrut SDM dari berbagai disiplin ilmu. Hal ini tentu akan berbeda jika semua disiplin ilmu mendapatkan materi tentang keuangan syariah. Hal ini dikarenakan prinsip keuangan syariah tidak bisa lepas dari segala aspek kehidupan manusia.


Di kampus saya, misalnya. Kami mengupayakan dan pada akhirya mendapatkan loan untuk membiayai pembangunan kampus dengan berbasis syariah. Namanya Surat Berharga Syariah Negara alias SBSN. Dengan skema ini, loan yang kami terima untuk membiayai pembangunan kampus kami tidak lagi mengandalkan sistem keuangan konvensional.

Jika semua tantangan tersebut telah terlampaui, masih ada hal yang harus dilakukan.  Optimalisasi koordinasi dengan para stakeholder yang mampu menjamin adanya kebijakan jasa keuangan yang selaras dan dapat saling mendukung perkembangan seluruh sektor keuangan syariah adalah sesuatu kondisi yang terus harus dijaga sustainabilitasnya.

Referensi:
Okezone.com
Kompas.com
Bappenas.go.id

25 comments:

  1. Yak.ekonomi syariah banyak tantangan sekaligus peluang yang menyertai
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. dan diprediksi akan menjadi masa depan kita. semuanya pakai syariah di segala lini

      Delete
  2. pemerintah sudah cukup konsisten
    sekarang tinggal warganya
    yuk bersyariah semua...

    ReplyDelete
  3. harus tetap terjaga nih kalo bicara soal ekonomi :D

    ReplyDelete
  4. Nah ini..lagi pengen belajar u mulai sesuai syariat islam.. Pelan-pelan deh..
    Thx infonyaa πŸ˜‰

    ReplyDelete
  5. Dan yang paling penting menurut sayabadalah sosialisasinya ke masyarakat awam macam saya ini Mbak. Kalau tahu beda dan keuntungan yang didapat jika dibandingkan dg konvensional, saya yakin masyarakat Indonesia yg mayoritas Muslim ini pasti akan memilih bertransaksi dengan produk2 keuangan syariah.

    ReplyDelete
  6. kayaknya dengan memakai sistem Roadmap ini kedepannya bakalan lebih bagus lagi memang.

    kalau soal minat masyarakat tentang keuangan syariah, kayaknya untuk sekarang lebih mudah deh yah, apalagi sekarang udah jamannya anak muda milenial yg tiap hari megang gadget, tapi kendalanya mungkin karena banyak pesaing :)

    ReplyDelete
  7. keuangan syariah memang harusnya berkembang pesat di Indonesia. Secara kan ya, sebagian besar warga Indonesia adalah muslim, eh tapi belum semuanya minat untuk belajar dan menerapkan sistem keuangan syariah hm....

    ReplyDelete
  8. Nah, salah satu yang cukup menghambat perkembangan itu menurutku ya kurangnya sumber daya manusia. Program dirancang bagus-bagus kalau SDM-nya kurang ya sulit jalan. Jadi aku setuju, kalau salah satu tantangan yang mesti ditahklukkan adalah bagaiamana kesyariahan ini mampu merekrut dan memberdayakan SDM.

    ReplyDelete
  9. Aku menanti sekali soal bisa diterapkannya keuangan syariah di Indonesia ini. Aku kadang merasa bersalah karena masih menabung di bank konvensional.
    Pas kuliah S2 dulu, di kampusku ada jurusan keuangan syariah untuk s3. Waktu tahu rasanya senang banget kalau bakal bisa berjalan. Dulu itu rasanya mustahil, tapi semakin ke sini aku lihat rasanya hal itu tidak lagi mustahil, sudah banyak yang memahami pentingnya (dan nyamannya) keuangan syariah ini)

    ReplyDelete
  10. Alhamdulillah skrng kesadaran masyarakat akan keuangan syariah makin bagus. Cuma ya gtu itu, kadang sistem ini dimanfaatkan sebagian org yg suka ngemplang saat berhutang #imho ya, krn emang gk ada denda dll.
    Kalau skrng mungkin yg msh saya gunakan adalah bank syariah meski msh ada yg miss sana sini tapi paling tdk sbg usaha ya.
    Btw saya baru tau ttg Surat Berharga Syariah Negara mbak. Cuma saya blm terlalu mudeng itu kyk apa :D

    ReplyDelete
  11. Aku sebenernya enggak terlalu mudeng dengan keuangan syariah ini tuh gimana, tapi aku rasa jika memang berdampak baik untuk masyarakat maka sistem ini dapat disosialisaikan lebih baik lagi sehingga tantangan yang ada dapat dilewati dengan baik.


    Membaca postingan punya mbak ini memberikan informasi baru untuk aku yang terbilang masih awam iniπŸ˜‚
    Makasih ya, Mbak :)

    ReplyDelete
  12. Aku baru dua bulan kemarin mbak, menonaktifkan atm yang syariah. Soalnya jarang ada transaksi di sana. Klien2 pada minta B*A,padahal aku juga gak punya sih yang itu, pakenya BN*


    di kampusku juga kerjasamanya dengan bank konvensional. Belum merambah ke bank syariah. Padahal kampus sebelah udah pake syariah

    Tapi Inshaa Allah kayaknya beberapa waktu ke depan, aku bakalan balik lagi menggunakan bank syariah deh

    ReplyDelete
  13. Gairah menghidupkan kembali sunnah Rosul dengan cara mencari segala sesuatunya dengan cara yang baik dan benar menurut aturan Al-Qur'an dan hadits serta ijma.

    Semoga keberkahan yang kita petik di kemudian hari.
    Aamiin.

    ReplyDelete
  14. Sejujurnya saya kurang terlalu paham dalam perbankan syariah, namun jika melihat dari segi perkembangannya, mungkin akan semakin berkembang apabila terdapat keselarasan kebutuhan pokok akan perbankan syariah dengan ketersediaan SDM yg terkait utk proses perkembangan tsb..

    Kan banyak nih sekarang, para pegawai bank yang berasal bukan dari basic pendidikan perbankan (atau minimal daro akuntansi/ekonomi)
    Skrg banyak kasus, sarjana pertanian/peternakan daftar kerja di bank.. Menurut saya itu kurang tepat sebenarnya..

    ReplyDelete
  15. Senang melihat perkembangan ekonomi syariah di Indonesia dewasa ini. Semoga ke depannya bisa turut berperan memperbaiki ekonomi Indonesia pada umumnya.

    ReplyDelete
  16. Terus terang sih, aku sendiri masih mempelajari sebenarnya prinsip dasar ekonomi syariah sendiri. Semoga kelak di tempat kerjaku juga bakal menerapkan sistem itu juga. Sehingga, tetap menjalankan syariah Islam dalam berbagai kehidupan kita. Masya Allah.

    ReplyDelete
  17. Wah, baru tahu ada Roadmap Pengembangan Keuangan Syariah Indonesia 2017-2019. Keren, sih, jadi bisnis syariah makin berkembang di Indonesia.
    Jujur saja, hal seperti ini jauh dari jenis bacaan saya. Krn kurang suka Finance. Tapi kabar2 up to date begini memang harus dibaca dan ditulis agar makin banyak tersiar.

    ReplyDelete
  18. Apa sih mbak bedanya perbankan syariah dan perbankan biasa? Aku gak ngerti :(
    Kalo emang produk perbankan syariah bagus, semoga pangsa pasarnya bisa meluas dan bisa menjadi salah satu tumpuan ekonomi rakyat Indonesia.

    ReplyDelete
  19. Wah, keren. Perkembangan ekonomi syariah makin maju.


    Sirat berharga syariah negara? Terus terang baru denger. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    Aku juga mau cerita. Di undip udah ada jurusan baru. Ekonomi islam. 😘😘

    ReplyDelete
  20. Hemm.. pengembangan keuangan syariah itu sepertinya gampang gampang susah ya
    Akan tetapi, pemerintah makin kesini makin joss banget mengembangkan berbagai jenis keuangan syariah yg tentunya akan memajukan bangsanya

    ReplyDelete
  21. Berarti masih banyak peluang untuk menekuni bidang ini.
    untuk berkecimpung di bidang itu apakah perlu belajar fiqihnya juga ya?
    terima kasih

    ReplyDelete
  22. PR nya buat saya bagaimana dunia perbankan ini mudah dipahami bagi masyarakat awam

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, silakan tinggalkan komentar, ya>.<